sekian lama parut terbiar, melupakan sakitnya rasa jatuh itu,
rupanya masih tertinggal kesan lebam, rasa ngilu mula menjengah,
makin hari makin parah, parut mula kembali bernanah,
mengimbau kembali saat diri terjatuh, hati mula merasa resah,
rupanya bukan luka bernanah punca gelisah..
ya Allah, beri aku kekuatan...
hilangkan segala memori dukaku..
bertahun sudah aku lupakan..
mengapa sekarang kembali di ingatan..
hanya padaMu aku memohon..
hapuskan luka ini ya Allah..
krn ia kian menghakis semangatku..
duhai teman ke mana kau hilang?
luka ini kembali menyerang..
sungguh aku resah..
andai duka ini meragut hariku yang cerah..
tidak mampu aku kongsikan,
tidak mungkin aku ceritakan,
krn kita pernah brjnji utk melupakan,
namun kini harus aku leraikan,
segala kekusutan hati yang kian bertandang,
ya Allah, Kau jua yg tahu,
adakah aku mampu mengharungi ujianMu ini...
pergilah duhai memori.. sungguh kau melukakan hati..
No comments:
Post a Comment